Vitabumin Nutrisi Anak Sehat Dan Cerdas

Vitabumin Nutrisi Anak Sehat Dan Cerdas Nutrisi Tumbuh Kembang Anak. Penambah Nafsu Makan & Gemuk Sehat

Bisa buat beli generos Gunakan Voucher Cashback untuk belanja lebih hemat di toko nashrishop.
17/08/2021

Bisa buat beli generos

Gunakan Voucher Cashback untuk belanja lebih hemat di toko nashrishop.

Belanja online aman dan nyaman di Nashrishop, Sawangan, Kota Depok -

Ready juga madu pahit sumatra Berat 1/2 kg Vitabumin ready banyak Malambu dan maroko ready banyakwa.me/6285228833809
18/05/2019

Ready juga madu pahit sumatra
Berat 1/2 kg

Vitabumin ready banyak

Malambu dan maroko ready banyak

wa.me/6285228833809

Vitabumin ready banyak
13/05/2019

Vitabumin ready banyak

Produk terbaru Langsung wa saja 085228833809
13/05/2019

Produk terbaru

Langsung wa saja 085228833809

KONTROL PIKIRAN MAKA TUBUH KITA AKAN SEHAT CARI TAU PENYAKIT ANDA DAN OBATI DENGAN CARA INI OLEH DIRI ANDA SENDIRI1.  Bu...
19/03/2019

KONTROL PIKIRAN MAKA TUBUH KITA AKAN SEHAT

CARI TAU PENYAKIT ANDA DAN OBATI DENGAN CARA INI OLEH DIRI ANDA SENDIRI

1.
Bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan yg tidak teratur, Akan tetapi justru lebih didominasi karena "stress" coba untuk lebih Fress dan memerdekan Diri.

2.
Bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin, Daging tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage "emosi" Jadi Coba dengan cara mengatur Emosi Dan Rasa.

3.
Bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa "malas berlebih" yang lebih dominan menimbulkan lemak, Jadi coba perbanyak Gerak Dan Tingkatkan semangat hingga Seluruh organ dapat bergerak.

4.
Bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, akan tetapi Dikarenakan sering merasa "sedih" yang membuat kerja paru-paru tidak stabil, Jadi Coba Terus Membuat suasana Hati riang dan Refresing

5.
Bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, yang manis manis, tapi Bisa saja sikap "egois dan keras kepala" yang mengganggu fungsi pankreas, Coba Ikhlas Dan Rela Dalam segala Hal.

6.
Bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat "ngrasani" orang lain yang justru merusak hati kita, Coba Untuk Membuat hati kita tenang Dan Damai.

7.
Bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi kita jarang sedekah atau memberi yg membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil

Presentase Indikator penyebab munculnya penyakit adalah karena masalah :
50%
. 25%
. 15%
. 10%

Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :


terutama hati kita dari segala jenis penyakit.

Hati-hati
:
Dari Rasa iri, dengki, pendendam, fitnah, benci, amarah terpendam, sombong, pelit, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya, karena itu sumber penyakit.

Perbanyaklah Doa dan jadilah orang yang mudah memaafkan, Lembutkan hati dan ikhlaskan yang sudah terjadi, Banyak Banyak bersyukur dan nikmati kebahagiaan sekecil apapun Jalin persaudaraan yang mengajak dan selalu mengingatkan dalam kebaikan Serap ilmu dari arah mana saja Dari kawan maupun lawan.

SILAKAN DICOBA DAN RASAKAN PERUBAHANNYA, BELAJAR MENGOBATI DIRI SENDIRI

-----SEMOGA BERMANFAAT-----

06/03/2019

Pentingnya Sabar

Menjadi SABAR sangat baik untuk
MENGENDALIKAN EMOSI yg ada pada diri kita.

SABAR mungkin kata yg mudah di ucapkan,
tapi sulit Untuk di lakukan.

Tak apa-apa, itu NORMAL,
terkadang menjadi SABAR benar² membutuhkan waktu.
Tak mungkin dalam segala situasi kita akan selalu SABAR,
tapi mulailah MELATIH DIRI kita untuk memiliki sifat yg satu ini.
Sifat SABAR dapat memberikan kita banyak manfaat, seperti apa?

1. MEMBANTU MENGAMBIL KEPUTUSAN YG BENAR
Ketika kita EMOSI,
kita akan cenderung CEROBOH dalam mengambil KEPUTUSAN.
Tapi bayangkan ketika kita SABAR dalam menghadapi segala situasi, kita akan LEBIH MUDAH dalam MENGAMBIL setiap KEPUTUSAN yg kita buat.

kita akan cenderung TENANG & RILEKS,
hal ini akan membantu kita MENGAMBIL KEPUTUSAN YG TERBAIK.

2. DAPAT MEMBUAT HUBUNGAN LEBIH BAHAGIA
Tidak semua PERSOALAN harus dihadapi dengan EMOSI,
terkadang KELEMBUTAN & KESABARAN yg akan mencairkan segala situasi yg rumit.
Percaya atau tidak, ketika kita SABAR, maka orang yang ada di sekitar kita akan merasa NYAMAN & AMAN.

Keluarga, Sahabat, bahkan Pasangan akan lebih respect terhadap kita.

3. MEMBUAT KITA SELALU POSITIVE THINKING
Sabar memang selalu tidak mudah,
tapi rasa SABAR akan mengajarkan kita untuk selalu POSITIVE THINKING. Dengan POSITIVE THINKING,

akan membuat setiap masalah yg kita hadapi terasa lebih mudah & tentunya kita BAHAGIA.

Jadi..
Mulai sekarang mari kita belajar menjadi orang yang lebih SABAR...

** PRODUK SELALU READY **** SPEAKER MUROTTAL 30 QORI' + KONTEN ISLAMI LAINNYA **Speaker Murottal ini hadir untuk meneman...
31/01/2019

** PRODUK SELALU READY **

** SPEAKER MUROTTAL 30 QORI' + KONTEN ISLAMI LAINNYA **
Speaker Murottal ini hadir untuk menemani aktivitas keluarga di rumah, sekolah, atau di kendaraan.
Paket yang didapatkan:
- Memori Micro SD 8Gb Class 10 (Maestro - VGen).
- Speaker tp600 (Suara jernih dan batre tahan lama).
- Kabel Aux / charger speaker
- Buku petunjuk putar, (Berbentuk buku yang sangat mudah dipahami - Very Userfriendly)
- Buku petunjuk speaker dan garansi

Memori Micro SD 8 Gb yang dapat langsung diputar dengan speaker ini berisikan:
- Mode perayat
- Mode persurat
- Mode persurat dan terjemahan bahasa Indonesia
- Mode perhalaman
- Mode perjuz
- Mode Metode Ummi (Metode hafalan anak)
- Mode Mujawwad
- Mode Talaqqi
- Berbagai Qori'
- Do'a Sehari-hari, Do'a Haji & Umroh.
- Do'a Khusus setelah sholat (Setelah tahajjud & Dhuha)
- Asma'ul Khusna
- Adzan 'Ala Bilal bin Rabbah & Adzan Berbagai Negara
- Asmaul Husna, Ruqyah Syariyyah, Al-Matsurat (Lengkap)
- Maqom Tilawah (Irama Al Quran)
- Qori Anak Lengkap 30 Juz Tidak Hanya Juz Amma Tetapi Lengkap 30 Juz (114 Surat)
- Kajian/ Ceramah dari belasan Ustadz nasional
- Bacaan Shalat & Dzikir
- Ruqyah Syar'iyah Lengkap, Ayat-ayat Ruqyah
- Hadist Arba'in
- Bahasa Arab Anak (Berbagai Tema)
- Nasyid dan Shalawat
- Kisah Nabi dan Sahabat (Puluhan kisah)
- Customize* qori'
- Dll.

1. Syech Misyari Rasyid (Perayat, 30 Juz)
2. Syech Abdullah Ali Basfar (Persurat, 30 Juz)
3. Syaikh Maher Al Muaiqaly (Persurat, 30 Juz)
4. Muammar Za (Persurat, 30 Juz)
5. Syaikh Saad Al Ghomidy (Perayat (Terjemah), 30 Juz)
6. Syaikh Mahmoud Khalil Al Hussary (Perayat, 30 Juz)
7. Syaikh Nasser Al Qatami (Perjuz, 30 Juz)
8. Syech Emad Al Mansary (Perjuz, 30 Juz)
9. Ahmad Misbahi (Persurat, 30 Juz)
10. Abdurrahman Al Ausy (Persurat, 30 Juz)
11. Zain Abu Kautsar (Persurat, Juz 30)
12. Al Mathrud (Perhalaman, 30 Juz)
13. Hani Rifai (Perhalaman)
14. Syaikh Abdurrahman As Sudais (Perhalaman)
15. Syaikh Saud asy-Syuraim (Perhalaman)
16. Muhammad Al-Barrak (Persurat, Juz 30)
17. Ahmad Saud (Persurat, Juz 30)
18. Muhammad Thaha (Persurat, Juz 29-30 dan Pilihan)
19. Muzammil Hasballah (Persurat, Juz 30)
20. Abu Usamah (Persurat, Juz 29-30 dan Pilihan)
21. Hanan AtTaqi (Persurat, Juz 29-30 dan Pilihan)
22. Fatih Seferagic (Surat Pilihan)
23. Siddiq al-Minshawi (Mujawwad, Persurat)
24. Syaikh Misyari Rasyid & Al Hussayni Al Azzazi
25. Ustadz Yusuf (Persurat)
26. Syech Al Juhani (Persurat, Juz 29-30 dan Pilihan)
27. Idris Al Hasyimi (Surat Pilihan)
28. Haf Choirul Anam (Maqom tilawah, Surat Pendek)
29. Ananda Cheche Azrilla (Persurat, Metode Ummi)
30. Ja'far Usman (Maqom tilawah, Surat Pendek)
31. Dll

22/12/2018

Teori Jeruk Nipis

Bayangkan ada sebuah Jeruk Nipis berwarna hijau agak ke kuning2an.

Lalu Jeruk tersebut anda potong jadi dua, Kemudian pegang salah satunya dan peraslah, sampai air tetesan nya mengucurr.

Apa yang anda rasakan..? Asam bukan..?
Setiap tetesannya membuat anda menelan ludah. Kalau imajinasi anda kuat sekarang anda sedang menelan air liur, saking asamnya. Betul..?

Padahal jeruknya tidak ada...
Tapi rasa asamnya terasa hingga anda harus menelan ludah.

Jika anda merasakan kejadian serupa itulah yang disebut TEORI JERUK NIPIS.

Bahwa tubuh manusia dirancang untuk merespon apa yang dibayangkan.
Apa yang dipikirkan itulah yang jadi kenyataan.

Sehingga jika kita sedang menghadapi masalah, lalu kita berpikir yang aneh-aneh,
Maka yang terjadi biasanya tubuh akan drop...
Kemungkinan jatuh sakit bahkan depresi...

Padahal semua kekhawatiran itu belum tentu terjadi. Kita sebenarnya sedang “meneteskan Jeruk nipis” di kehidupan kita.
Semakin banyak tetesannya semakin berat masalahnya.

Kuncinya ada dalam pikiran.
Jika air liur saja bisa dipancing hanya dengan memikirkan sebuah jeruk.
Maka sebetulnya masalahpun bisa diatasi dengan permainan pikiran.

Maaf….
Coba anda perhatikan orang yang kelainan jiwa, Secara fisik mereka sehat, namun mereka hidup di dunia yang berbeda.

Mereka menciptakan dunianya sendiri.
Jeruk Nipis yang mereka teteskan terlalu banyak, sehingga muncul lawan bicara yang begitu nyata, yang bisa diajak bicara.

Sekarang ubah Mindset anda, jika didera masalah bertubi-tubi anggap itu “proses pondasi”,

Bayangkan Jika anda hendak membangun Hotel berlantai 100, Bayangkan sebuah proyek Hotel dengan tinggi 100 lantai. Pondasinya pasti dalam sekali dan kuat sekali. Dan pengerjaannya pun pasti lama.
Jika pondasinya selesai dia akan mampu menopang beban hingga 100 lantai sekalipun ...

Allah tidak iseng memberi kita masalah.
Dia ingin kita kuat bukan ingin kita sekarat.

Maka berhati-hatilah dengan pikiran anda...
Berbaik sangkalah maka kehidupan pun atas ijin Allah akan membaik.

Berfikir baik dan berbuat baik terhadap orang lain menjadikan kita awet muda.

Usia hanya angka.... jiwa tetap semangat muda...
Tetap berfikir positif ...💪🏽

Salam,
SATU, SAMA, TERHUBUNG 🙏

02/11/2018

Detik detik mengerikan ...

 Sedih 😥😥Kisah Seorang AnakSeorang anak, menelepon Ayahnya yang tinggal pisah Rumah dgn nya dan ibunya. (Cerai hidup)P...
09/10/2018



Sedih 😥😥
Kisah Seorang Anak

Seorang anak, menelepon Ayahnya yang tinggal pisah Rumah dgn nya dan ibunya. (Cerai hidup)
Pagi itu, ibunya sakit dan tidak bisa mengantar Anaknya kesekolah seperti biasanya.
Jarak sekolahnya 1KM Dari rumahnya, dan si anak bertubuh lemah.
Pagi itu jam 6:00 si anak menelepon ayahnya:

Anak: ayah, antarkan aku sekolah.

Ayah: ibumu kemana?

Anak: ibu sakit ayah, tidak bisa mengantarkan aku ke sekolah, Kali ini ayahlah antarkan aku ke sekolah.

Ayah: ayah tidak bisa, ayah nanti terlambat Ke kantor. Kamu naik Angkot saja atau ojek

Anak: ayah, uang ibu hanya tingal 10rb, ibu sakit, kami pun belum makan pagi, tak ada apa apa di rumah, kalau aku pakai untuk ongkos, kasian ibu sakit belum makan, juga adik2 nanti makan apa ayah?

Ayah: ya sudah, kamu jalan kaki saja ke sekolah, ayah juga dulu ke sekolah jalan kaki.
Kamu anak laki laki harus kuat.

Anak: ya Sudah, terimakasih ayah.

Si anak mengakhiri teleponnya dengan ayahnya.
Dihapusnya air mata di sudut matanya, lalu berbalik masuk kamar, ketika ibunya menatap wajahnya, dia tersenyum.

Ibu: apa kata ayahmu nak?

Anak: kata ayah iya ibu, ayah Kali ini yang antar aku kesekolah.

Ibu: baguslah nak, sekolahmu jauh, kamu akan kelelahan kalau harus berjalan kaki.
Doakan ibu lekas sembuh ya, biar besok ibu bisa antar kau kevsekolah.

Anak: iya ibu, ibu tenang saja, ayah yg antar, ayah bilang aku tunggu di depan gang supaya cepat ibu.

Ibu: berangkatlah nak, belajar yg rajin yg semangat.

Anak: iya ibu

Tahun berganti tahun, kenangan itu tertanam dalam ingatan si anak.
Dia sekolah sampai pasca sarjana dengan biaya beasiswa.
Setelah lulus dia bekerja di perusahaan asing dengan gaji yang besar.
Dengan penghasilannya, dia membiayai hidup ibunya, membantu menyekolahkan adik-adiknya sampai sarjana.

Satu hari, saat di kantor ayahnya telepon.

Anak: ada apa ayah?

Ayah: nak, ayah sakit, tidak ada yang membantu mengantarkan ayah ke rumah sakit

Anak: memang istri ayah kemana?

Ayah: sudah pergi nak sejak ayah sakit-sakitan.

Anak: ayah, aku sedang kerja, ayah kerumah sakit pakai taxi saja.

Ayah: kenapa kamu begitu? Siapa yg akan urus pendaftran di RS dan lain2? Apakah supir taxi? Kamu anak ayah, masakan orangtua sakit kamu tidak Mau bantu mengurus?

Anak: ayah, bukankah ayah yang mengajarkan aku, mengurus diri sendiri? Bukankah ayah yang mengajarkan aku bahwa pekerjaan lebih penting dari pada istri sakit dan anak ?

Ayah, aku masih ingat, satu pagi aku menelpon ayah minta antarkan ke sekolahku,waktu itu ibu sakit, ibu yg selalu antarkan kami anak2nya..yang mengurus kami seorang diri, namun ayah katakan aku pergi jalan kaki, tubuhku lemah, sekolahku jauh, namun ayah katakan anak laki-laki harus kuat, dan ayah katakan ayah pun dulu berjalan kaki ke sekolah, maka aku belajar bahwa krn ayah lakukan demikian maka aku pun harus lakukan hal yg sama..saat aku sakitpun hanya ibu yang ada mengurusku, saat aku membutuhkan ayah, aku ingat kata-kata ayah, anak laki-laki harus kuat.

Ayah tau? Hari itu pertama x aku berbohong kepada ibu, aku katakan iya ayah yg akan antarkan aku kesekolah, dan meminta aku menunggu di depan gang.
Tp ayah tau? Aku jalan kaki seperti yg ayah suruh, di tengah jalan ibu menyusul dgn sepeda, ibu bisa tau aku berbohong, dengan tubuh sakitnya ibu mengayuh sepeda mengantarkan aku ke sekolah.

Ayah mengajarkan aku pekerjaan adalah yg utama, ayah mengajarkan aku kalau ayah saja bisa,maka walau tubuhku lemah aku harus bisa.
Kalau ayah bisa ajarkan itu, maka ayah pun harus bisa.

Si ayah terdiam..sepi di seberang telepon.
Baru disadarinya betapa dalam luka yang di torehkannya di hati Anaknya.

Anak adalah didikan orangtua
Bgmn kita bersikap, memperlakukan mereka kita sama saja sedang mengajarkan mereka bgmn memperlakukan kita kelak ketika kita tua dan renta.

Si anak Dosa?
Mungkin....
Si anak durhaka?
Barangkali....

Yang jelas ayahnya yg membuat Anaknya demikian.
Dan kelak orangtua membuat pertanggung jwbnnya masing2 kepada sang Khalik, Si Empunya Anugerah yg di titipkan kepada masing2.

Menjadi orangtua bukan krn menanamkan benih atau karena melahirkan.

Menjadi orangtua, karena mengasuh, mendidik, menyayangi, memberikan waktu n perhatian, mengayomi, mencurahkan perhatian dan kasih sayang.

Menjadi orangtua, tidak ada kata pensiun...

Copas = Ade buyung

20/09/2018

*RUMAH SERIBU CERMIN*

🐕🐕🐕🐕🐕🐕🐕🐕
Ada seekor anjing kecil yang selalu bermuka muram sedang berjalan jalan sambil merengut.

Tiba2 ia tertarik untuk masuk ke suatu rumah yang pintunya terbuka.

Ia tidak tahu bahwa di dalam rumah tersebut terpasang *1000 cermin.*

Begitu anjing tersebut masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya ia.......

Ternyata ada 1000 anjing kecil dengan ekspresi merenggut marah memandang kearahnya.

Karena merasa terancam, iapun menggonggong kearah 1000 anjing tersebut.

Rupanya gonggongan tersebut dibalas dengan gonggongan juga oleh 1000 anjing yang tak lain adalah pantulan dirinya sendiri di 1000 cermin tsb.

Karena takut, anjing kecil itupun keluar dari rumah tersebut.

Hati kecilnya berkata, *"Rumah ini sungguh mengerikan"*

Tak berapa lama setelah anjing tadi pergi, ada seekor anjing kecil lain yang berhati riang juga sedang berjalan jalan di sekitar tempat itu.

Ia masuk ke rumah tersebut yang pintunya terbuka, disana ada 1000 cermin dan sambil tersenyum iapun memandang cermin itu………..

Betapa senangnya ia karena ia melihat ada 1000 anjing lain yang juga sedang tersenyum manis menatap dirinya.

Iapun meng-ibas2kan ekornya dan melompat dengan riang dan …….. 1000 anjing di hadapannya juga ikut2an mengibaskan ekornya dan me-lompat2 ………

Didalam hatinya ia berkata , *"Wah ..... menyenangkan sekali tempat ini......* "

_*Saudaraku .........*_

_*Sebenarnya kehidupan ini adalah rumah dengan 1000 cermin tersebut ...*_

*Hidup hanya merefleksikan apa yang ada pada diri kita sendiri*.

*Ketika kita berpikir bahwa kehidupan itu sulit, susah, maka kehidupan pun menjadi benar2 susah*.

*Realita seperti itulah yang akan ditemukan*.

*Ketika kita hanya mengingat keburukan seseorang maka yang muncul hal2 yang buruk saja*.

*Berusahalah mengingat kebaikan seseorang untuk menemukan lebih banyak kebaikan.*

*Demikian p**a untuk tubuh kita bila kita selalu berfikir sakit, lemah, letih, lesu maka benarlah yang terjadi tubuh kita menjadi sakit, lemah, letih dan lesu …….*

*Berhentilah murung, mengeluh dan "MENGGONGGONG" atas hal2 di sekitar kita.*

*Sebaliknya, berusahalah memperbaiki mental dan sikap , berpikir positif, bersyukur dan selalu menebar kebaikan*

*Dan rasakanlah sensasi rumah 1000 cermin, dan dahsyatnya berbaik sangka*......

Selamat pagi..
Selamat beraktivitas..🙏

Dari buku yang saya baca pagi ini, ternyata secara statistik kaum perempuan itu cenderung lebih rentan mengalami stress....
06/08/2018

Dari buku yang saya baca pagi ini, ternyata secara statistik kaum perempuan itu cenderung lebih rentan mengalami stress.

Penyebabnya sederhana : mereka menyimpan keinginan untuk bisa tampil sempurna.

Pinter ngurus anak.. apik sama kerjaan rumah.. jadi istri yang nyenengin suami.. sekaligus, bisa punya prestasi..

Sounds familiar? wkwkwk..

Kondisi itu, klop p**a sama masyarakat kita yang -sadar ga sadar- menuntut perempuan untuk bisa perfect di setiap hal yang dia kerjakan.

Ada yang tau kasus meninggalnya bayi Adam di tangan pengasuhnya? Ada yang scroll down komen2nya? Hampir 70% nyalahin Ibuknya yang bekerja 😅 padahal kasus beginian kan harusnya jadi alarm untuk bisa waspada sama sama. Bukan dipake buat jadi ajang ngebully ibunya.

Trus kalau anak bertingkah "nakal"? Siapa yang dicari pertama kali? Pasti Ibunya.

Kalau suami berangkat kerja dengan kemeja yang kurang licin, siapa juga yang dikomentarin? Pasti... istrinya. Ya eyalah, istrinya. Masa Nia Ramadhani, kkkk..

Dan saat rumah tangga dimasuki orang ketiga? Siapa yang akan dipandang ga pinter ngerawat keharmonisan rumah tangga? Istri juga, biasanya 😅

Saya jadi inget seringkali dapet curhatan dari sesama Ibu yang merasa lelah dengan tuntutan untuk jadi "Ibu yang baik". Curhatan yang bikin saya inget, beberapa tahun lalu.. saya pun pernah mengalami fase lelah yang sama.

Mencoba mengejar standar bahwa Ibu yang baik itu..

Yang lahirannya normal, bukan caesar..

Yang wajib ASI 2th, apapun alasannya..

Yang MPASInya homemade, gak kesentuh mecin, cimin, bala bala, gehu pedes *aduh ngetiknya jadi laper, wkwkw..

Yang rumahnya instagramable, rapih sampe ke kolong dapurnya

Yang bisa masak enak, tanpa perlu bolak balik ngecek resep di google 😆

Yang rajin ikut kulwap parenting sana sini, sampe hp nge-hang karna kebanyakan grup WA 😂

Yang ngasuh anaknya dengan metode montessori, lalu ngerapihin rumahnya dengan konmari

Yang penyabar. Yang jumlah ngomelnya? Ihhhh.. bisa diitung d**g, pake sebelah jari! Huahahaha...

Yang gak pernah ngalamin baby blues. Dan gak perlu tuuhh.. makhluk yang namanya curhat untuk sekedar ngilangin sedikit beban di hati.

Yang anaknya tumbuh tanpa masalah perkembangan yang berarti. Pinter ngomong, s**a nanya ini itu, dan di sekolahnya dapet prestasi..

Standar yang kemudian bikin setres saat ada satu dua hal yang gak bisa dipenuhi sempurna.

Perempuan itu, kalo kata buku yang saya baca,

Punya kecenderungan pengen nyenengin orang lain, tapi lupa menyenangkan dirinya sendiri dengan cukup.

sibuk cari cara gimana membahagiakan anak dan suami, tapi lupa cari cara ngebahagiain diri sendiri.

Lalu mereka akan kaget sendiri menemukan rumah rapih, suami terawat, anak anak sehat, tapi deep down inside ada yang "hampa" dalam dirinya.

Perasaan bahagia itu gak ada.

What I'm trying to say is..

Egoislah sesekali, Bu.

It's okay to say that you're tired sometimes
It's okay to seek for help
It's okay to enjoy just being yourself
It's okay not to be perfect

Izinlah ke Suami untuk melipir sesekali buat nyenengin diri sendiri. Beli baju or sepatu yang kamu s**a. Duduk di kafe sambil baca. Nyalon di akhir pekan. Atau sekedar haha hihi di grup WA bareng kawan.

And no need to feel guilty about it.
Kamu gak mendadak jadi istri dan ibu yang buruk hanya karna satu dua kali rekreasi 😃

Gak apa untuk minta jeda ke pasangan urusan rumah dan anak saat kerjaan kantor menumpuk bikin kepala nyut nyutan gak keruan. No shame to share the load with your spouse. Selama yang kamu mintai tolong adalah suami sendiri dan bukan suami tetangga.

Longgarkan standar parenting sesekali. Seharian ngebiarin anak bermain sendiri ga pake ditemani. Selonjoran, ga masak hari ini. Skip nyapu dan ngepel. Tutup buku parenting. Lalu buka komik, grup fb, atau akun ig yang bisa bikin kamu ketawa ngakak gak berhenti.

Gak perlu menjebak diri untuk selalu bisa tampil sempurna setiap waktu, Bu. Karena hidup gak selalu harus sempurna. Karena kamu pun, gak harus selalu melakukan semuanya dengan sempurna.

Hey Bu, jangan lupa bahagia hari ini ya! :)

Sumber: FB Jayaning Hartami

*gambar dapet dari timeline fb, sumber pertama belum ketemu dari mana. Kalau ada yang tau, please let me know yaa ^^

Address

Karangkajen Kota Yogyakarta
Yogyakarta City
55131

Telephone

+6285878758571

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Vitabumin Nutrisi Anak Sehat Dan Cerdas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share