Travel Online

Travel Online Mudah pesannya, diantar sampai tujuan

TravOL (Travel Onilne)
Melayani Tujuan :
Tegal - Yogya (PP) 08.00 / 20.00 wib
Tegal- Solo (PP) 08.00 / 20.00 wib
Tegal- Cilacap (PP) 10.00 wib

pin BB : 575CD02B
sms/WA : 0857.8638.3909

semoga bermanfaat
27/04/2016

semoga bermanfaat

Teknik parkir mundur

27/04/2016

Mau Jalan-Jalan Hemat? Berikut Ini 10 Tips Liburan Yang Dapat Dicoba

Bisnis.com, JAKARTA — Siapa yang tidak senang dengan berlibur? Tidak sedikit uang yang harus dikeluarkan untuk mendapat liburan yang luar biasa. Namun, liburan memang tidak harus mahal tetapi bisa dinikmati, menambah pengetahuan, mengakrabkan dengan kerabat hingga manjur menghilangkan stress patut dicoba.

Berikut sepuluh tips untuk mendapatkan liburan hemat namun mendapat perjalanan yang menarik:

1. Lakukan survei terlebih dahulu tujuan yang akan dikunjungi dengan mencari berbagai informasi. Melalui internet, kini kita bisa mendapat info apa saja untuk mengetahui apakah ada diskon mulai dari tiket pesawat, hotel atau tempat wisata di kota/negara tujuan.

2. Siapkan uang yang sesuai dengan estimasi pengeluaran mulai dari awal berangkat hingga Anda kembali ke rumah. Pastikan uang yang dibawa cukup agar Anda tidak kebingungan.

3. Periksalah kembali tiket pesawat atau moda transportasi yang Anda gunakan. Carilah transportasi yang mungkin harga murah atau sedang promo dengan cek rutin.

4. Pilihlah yang nyaman untuk Anda. Apabila harga tiket pesawat terlalu mahal, ada baiknya Anda mencari jalan lain yang tentu menyenangkan dan tidak memberatkan diri Anda sendiri.

5. Biaya perjalanan akan lebih murah ketika kita pergi bukan dalam masa liburan atau awal dan akhir musim liburan.

6. Carilah hotel yang tarifnya sesuai dengan budget dan memungkinkan mendapat fasilitas lebih secara gratis.

7. Apabila dari informasi tujuan yang telah Anda cari membutuhkan kendaraan hitunglah dengan membandingkan saat menggunakan berbagai macam kendaraan. Jika setelah dihitung-hitung ternyata menyewa mobil lebih murah maka ada baiknya Anda mencari penyewaan mobil murah.

8. Cermatlah dalam memilih. Pilihlah tempat wisata yang benar-benar unik, bagus da nada ciri khasnya. Jangan sampai pergi ke tempat yang malah akan membuat kecewa.

9. Berburu langsung barang-barang unik ke tempat pembuatan langsung akan memberikan Anda harga miring sehingga Anda bisa membawa buah tangan untuk orang terdekat.

10. Jangan paksakan diri untuk berlibur ke luar negeri. Masih banyak tempat wisata di Indonesia yang bisa dieksplorasi lebih dalam lagi.

bakul rujak kereaktif
25/04/2016

bakul rujak kereaktif

Lima Pelajaran Seorang Pekerja dari MACET..Lima deretan huruf di akhir judul coretan kali ini sungguh menjadi lawan seka...
21/04/2016

Lima Pelajaran Seorang Pekerja dari MACET..

Lima deretan huruf di akhir judul coretan kali ini sungguh menjadi lawan sekaligus teman setia perjalanan menuju tempat kerja bahkan saat p**ang menuju rumah tercinta. Ya.. jalanan sepanjang Serang – Cikande demikian akrab dengan kemacetan di berbagai titik. Bila dari Ciruas, bisa dijumpai mulai dari Pasar Kalodran – Pasar Ciruas – Pabrik Woojin – Perempatan Sentul – Pasar Kragilan – Jembatan Kragilan – Perempatan Selikur – Terowongan Tambak – Pasar Tambak – Kawasan Nikomas – Pertigaan Gorda – Pabrik Pongwan atawa ParkLand – hingga ngos-ngosan tiba di Kawasan Industri Modern lanjut Kawasan Industri Pancatama tempat pabrikku berada. Yang jelas harus sabar dan penuh perhitungan (meski sering meleset) untuk hari-hari tertentu yang menjadi hari pasar di beberapa titik yang diawali dengan kata “pasar” yang kusebutkan di atas.

Kenapa jadi lawan? Jelas d**g.. apalagi jika bangun kesiangan atau dinas luar yang melewati titik-titik di atas. Alhasil harus berjibaku melewati tanjakan di Ondar-Andir menyusuri sisi tol, melipir di Selikur sampai Kibin dan keluar di sekitar pabrik Timas, atau masuk Cijeruk untuk lewat pasar Tambak dari belakang atau justru bablas terus melewati area pembuangan limbah yang tembus kawasan Modern. Akhirnya jarak tempuh normal yang bisa dicapai setengah sampai seperempat jam bisa molor sampai dua hingga tiga jam.. alamaaaak. Saat-saat itulah ketahanan selama 2,5 tahun di pabrik diuji dengan sangat (godaan untuk pindah pabrik maksudnya).

Nah.. kapan d**g menjadi kawan? Pertama, saat kantuk melanda karena berangkat subuh atau p**ang terlalu larut dari pabrik. Apalagi sekarang single fighter saat isteri tercinta memutuskan (setelah konferensi karpet hijau) untuk berhenti kerja. Biasanya saat boncengan tidak terasa tuh yang namanya macet.. Hehhehe.. Kedua, dari macet banyak sekali pelajaran yang bisa kupetik. Haiyaaah.. belajar kok dari macet, belajar apa bro..

Satu : Kekompakan (meski negatif)

Macet di jalanan Serang – Jakarta ini ada berbagai penyebabnya.. Diawali dari ketidakpatuhan dan ketidaksabaran pengemudi baik pemotor atau sopir angkot. Tak jarang kedua jenis pengemudi tersebut memenuhi badan jalan yang kosong sehingga bertumbukan dengan pengemudi dari arah yang sama sehingga langsung BLUB! Macet total sepanjang detik berganti jam.. Penyebab berikutnya adalah ulah oknum angkot yang kompak untuk membuat situasi macet dengan ngetem sembarangan, berhenti sembarangan, kencing sembarangan (pengemudinya), hingga ada yang bahu membahu menciptakan kemacetan. Ini yang aku sebut KOMPAK.. dimana beberapa angkot kosong akan berputar arah sehingga menghalangi pengemudi lain yang mengakibatkan terpancingnya hasrat untuk mengambil badan jalan yang berlawanan arah. Ujungnya ya pasti MACET!

Dan karena berasaskan sesama pengemudi angkot, maka dengan sesukanya meminta penumpang turun, lalu si penumpang berjalan kaki berpindah angkot, jalan sebentar si angkot eeeh macet lagi, turun lagi dan pindah angkot demi mengejar waktu agar sampai di pabrik sebelum bel tanda mulai kerja berbunyi. Siapa penumpang itu? Ya para BURUH.. yang dengan bermandi peluh dan keringat turun ke jalan meminta kenaikan upah, eeeh.. upah yang naik sebagai PENYESUAIAN (catat!) atas kenaikan barang-barang di sekitar mereka itupun dirampok oleh para pengemudi angkot karena mereka harus berulang kali bayar angkot. Beuh! Ini yang perlu didemo gaes.. gak Cuma demo ke kantor pemerintah aja.. Lama-lama demo angkot to angkot aja deh.. (kayak door to door getchu).. KOMPAK yang kebangetan.. setidaknya pelajaran di sini adalah bagaimana untuk kompak dalam senasib sepenanggungan meski aplikasinya salah kaprah bin kampret.

Dua : Jika Tidak Waspada.. Maka Tidak Semua Niat Baik Berujung Kebaikan

Sering ada pameo bahwa dengan berbuat baik maka akan beroleh kebaikan. Ternyata tidak selamanya benar, buktinya ya di bumi Serang ini. Bagaimana tidak? Melihat kapasitas jalan yang tidak seimbang dengan penggunanya, pemerintah Serang kemudian melebarkan jalan. Niatnya baik nan mulia.. namun karena kurangnya edukasi dan sosialisasi serta ketegasan oleh aparatur pemerintah maka.. jalanan yang sudah luas malah menjadi lapak jualan baru bagi sebagian pelaku pasar kaget. Nggak GRATIS p**a karena juga dipungut bayaran oleh oknum tertentu. Hasilnya justru niat baik untuk memperlancar lalu lintas malah menambah peliknya kemacetan karena di sisi kanan kiri jalan sudah duduk manis para penjual dagangan mulai dari jagung, kelapa, pisang, ketela, pete, jengkol, dan lain sebagainya. Berani senggol? Antara Bayar atau Bacok deh kayaknya.. So, hati-hati saat berniat dan berbuat baik, belum tentu akan berujung kebaikan (jadi inget kisah kepompong yang disobek agar si kupu bisa keluar lebih cepat.. hasilnya kepakan sayap si kupu-kupu pun letoy..)

Tiga : Belajar Strategi dan Pengorbanan

Hemh.. ini agak ironis, karena dengan mempelajari tren macet maka kita bisa mengasah strategi dalam menghindarinya. Meski kadang perlu berangkat lebih pagi (strategi menyerang), agak siang dengan tarikan gas kendaraan lebih kencang (strategi ball possesion), atau p**ang larut tanpa ada lembur (defence strategy). Namun harus siap berkorban pastinya jika strategi itu melempem di jalanan karena berbagai hal mulai dari pecah ban, sedikit kecelakaan, atau hujan menyapa tiba-tiba (pengalaman ini bro). Tetapi yang jelas otak para pekerja yang terjebak macet akan lebih bekerja meski kadang digunakan untuk berbohong jika akhirnya terlambat masuk kerja (yang ini juga pengalamanmu kan? Iyaa.. kamuuu.. )

Lima deretan huruf di akhir judul coretan kali ini sungguh menjadi lawan sekaligus teman setia perjalanan menuju tempat kerja bahkan saat p**ang menuju rumah tercinta. Ya.. jalanan sepanjang Serang…

anak siapa ini???
18/04/2016

anak siapa ini???

Video Lucu Review Pemakaian Pomade dari Anak Kecil Pomade adalah produk hair styling (minyak rambut) yang nge-tren tahun 1900-an. Pomade berbahan dasar minya...

18/04/2016
Macet Liburan: Menjadi Cerita Tersendiri
18/04/2016

Macet Liburan: Menjadi Cerita Tersendiri

Menjadi cerita buat siapa? Yaaa.. buat siapa saja lah. Buat yang lagi kena macet, atau siapa saja yang gak kena macet sekali pun. Menjadi cerita buat…

18/04/2016

Sedikit pelajaran dibalik kemacetan

Pagi ini saya berjalan kaki sedikit untuk melewati macet di jalan menuju ke kantor. Menganalisa keadaan sekitar sudah menjadi hobi saya kalau saya sedang sendiri. Saya melihat ke arah mobil mobil yang mengantri di jalan raya, lalu kearah motor-motor, lalu ke arah pengemudi nya, lalu ke bis-bis, lalu memutuskan untuk tidak memikirkan tentang solusi masalah kemacetan, setidaknya untuk pagi ini. Lalu saya menemukan hal wajar yang membuat saya belajar

Saya melihat ke arah dua mobil diantara banyak mobil. 1 mobil di depan mobil lainnya. Yang depan kelihatan seperti mobil pick up box, yang belakang sepertinya mobil APV biru. Pada saat itu, saya sambil berjalan dan melihat kedua mobil tersebut, lalu tiba-tiba mobil APV biru mundur ! saya sempat kaget dan otak saya pun berpikir dengan cepat untuk memproses hal yang kelihatannya tidak wajar tersebut. beberapa detik kemudian, saya sadar, kalau ternyata adalah mobil pick up yang maju ke depan. Pasti mobil pick up itu maju bersamaan dengan mobil lain di arah pandang saya ke arah mobil pick up tersebut, dan pasti APV biru itu diam, sehingga terlihat mundur.

Hal yang biasa terlihat seperti nya.

Namun otak saya dengan cepat menganggap ini sebagai analogi, sebuah kegatan yang sering dilakukan oleh nya kalau melihat suatu kejadian yang sederhana tapi mendasar.

Bisa saja kalau kita merasa mengalami kemunduran, sebenarnya bukan kita yang mundur, melainkan orang sekitar kita yang mengalami kemajuan. Untuk saya, itu dua hal yang sangat berbeda. jika kita memang mengalami kemunduran, harus segera ditangani. Berbeda dengan jika orang lain yang mengalami kemajuan, kita tidak boleh merasa kita ketinggalan dan sedih karena nya. Melainkan kita harus menyusun strategi supaya kita juga maju.

anak kecil adalah contoh yang baik. Ketika satu berlari, yang lain akan mulai berlari juga mengejar nya. Pola seperti ini harus kita terapkan dalam mindset kita. Tentunya semua orang berlari dengan cara nya masing-masing.

Dirimu punya tolak ukur mu sendiri. Jangan biarkan orang lain menentukan tolak ukur mu.

Oleh Satu Cahaya Langit

16/04/2016

Dari Perempatan Lampu Merah Kita Belajar

Pernahkan anda memperhatikan sekeliling anda saat berkendara di jalan raya. Atau pernahkan anda termenung berfikir di lampu merah bersama tebalnya asap knalpot kendaraan bermotor dan teriknya sengatan sang surya (tentu yang dipikirkan adalah bukan mengenai kenapa ada lampu merah? Tetapi bagaimana perilaku pengguna jalan). Sebenarnya banyak hal unik dan dapat kita ambil pelajaran dari jalanan, kita ambil contoh lampu merah.

Persimpangan lampu merah adalah persimpangan yang menghubungkan jalan satu dengan jalan lainnya dengan lampu lalu lintas (traffic light) sebagai pengatur waktu jalan para pengguna jalan. Terdapat perbedaan antara persimpangan tanpa dan dengan lampu merah. Perbedaanya terletak hanya pada waktu dan kesabaran. Di persimpangan biasa kita boleh langsung belok atau lurus dengan hati-hati sesuka kita. Berbeda hal dengan persimpangan lampu merah. Kita harus sabar menunggu giliran untuk berjalan beberapa waktu lamannya.

Bila kita mau belajar, ternyata di tempat ini menyimpan banyak makna kehidupan. Masyarakat pengguna jalan yang berhenti di persimpangan lampu merah ini juga merupakan representatif masyarakat Indonesia, Jadi penilaian subyektif apa saja yang kita berikan boleh jadi berlaku juga untuk digeneralisasikan ke kehidupan nyata yang lebih luas. Ada curahan hati para anak jalanan yang ditumpahkan dalam syair nyanyian sederhana, ada loper koran yang dengan cerdasnya menjual dagangannya sambil berorasi sesuai headline yang ada di surat kabar tertentu, ada perilaku pengguna kendaraan bermotor yang menjengkelkan, dan sebagainnya.

Sesekali anda mungkin pernah menemui kondisi dimana para pengendara berebut mencuri “pole position” meskipun mereka yang mendapatkannya bukan yang datang lebih awal. Mereka yang berusaha mencuri posisi terdepan berpikir akan berangkat lebih awal dari yang lain saat lampu hijau menyala. Tapi pernahkan dia memikirkan nasib pengendara lainnya yang ada di belakangnya? Inilah gambaran sebuah polemik yang menunjukkan betapa sebagian masyarakat kita saat ini sedang dirasuki rasa apatis dan egois. Implikasinya adalah ketertiban yang semakin memburuk.

Sulit terwujudnya ketertiban bersama adalah kump**an buah hasil perkawinan antara ketidakdisiplinan dan keegoisan masing-masing individu. Masing-masing ingin unggul dan mendapat tempat yang menurutnya baik walaupun dengan cara apapun, meskipun harus mengambil hak-hak orang lain. Lihat saja kemacetan yang terjadi di jalan-jalan kota besar, berbagai cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi kemacetan kadang sia-sia. Tetapi masyarakat terus saja mengeluh pemerintah yang tidak becus mengurusi permasalahn kemacetan. Pernahkah mereka (masyarakat yang terus saja menyalahkan pemerintah), introspeksi diri mengenai kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuatnya sehingga pemerintah pun kelimpungan menyellesaikan permasalahan kemacetan ini.

Permasalahan ini bisa tertanggani apabila masyarakat merubah pola pikirnya kearah yang lebih positif. Caranya adalah dengan mengalah dan disiplin menegakkan peraturan yang sudah berlaku. Mengalah bukanlah sikap kalah, tetapi ini adalah sikap bijak yang amat mulia kedudukannya. Dimana mengalah sesungguhnya adalah memberikan kemenangan bagi orang lain. Disiplin maknanya secara sederhana adalah mengikuti secara penuh peraturan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Bila dua hal ini diaplikasikan dalam kehidupan, betapa indahnya bila kita mampu hidup tertib dan damai, mari kita bangun dari diri kita sendiri

pocong apaan nii
16/04/2016

pocong apaan nii

jangan lupa SUBSCRIBE Pocong gak selamanya seram, seperti Pocong di Video ini jangan lupa SUBSCRIBE untuk melihat Video kami Yang Lain

pertempuran emak-emak melawan ayam
16/04/2016

pertempuran emak-emak melawan ayam

Ngakak pas lihat senjata pedang sakti emak jatuh, alhasil emak kebingungan deh mau mukul pakai apa. Lucu sekali sob :D ( https://youtu.be/Q8VD5hg547M ) Janga...

adaww
14/04/2016

adaww

video ini adalah video lucu expresi anak anak SD ketika di suntik Imunisasi campak, supaya terhindar dari penyakit,, tpi yang membuat saya edit dan upload vi...

Address

Tegal
52192

Opening Hours

Monday 07:00 - 19:00
Tuesday 07:00 - 19:00
Wednesday 07:00 - 19:00
Thursday 07:00 - 19:00
Friday 07:00 - 19:00
Saturday 07:00 - 19:00
Sunday 07:00 - 19:00

Telephone

085786383909

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Travel Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share