26/01/2018
Masih ingat sekitar 5-6th yg lalu jauh sebelum ada onjol. Cakrawala taxi motor sudah memiliki 17 armada yg melayani jasa antar jemput, belanja (gofood), pengawalan ambil pensiunan, sebar brosur, kirim kartu & billing.
Cakrawala taxi motor selalu menggunakan jasa situs, sosmed dan BBM pd waktu itu yang mana segala tarif dan trayek selalu bekerjasama dg taxi konvensional yg tersebar di seluruh surabaya, Karena bagi saya taxi konvesional merupakan senior yg perlu dihargai.
Tiba-tiba HP berdering, dari tutur katanya sangat halus dan sopan dia mengaku berasal dari jakarta dan tertarik membuka usaha jasa taxi motor dijakarta, lama sekali saya berbincang2 hampir 1 jam lebih, mulai sistem dan mekanisme kerja kami, dia tanyakan.
Tanpa sedikitpun hal yg saya sembunyikan, bagi saya berbagi ilmu yg bermanfaat merupakan pahala yg berjalan.
Beberapa bulan kemudian Gojek mulai masuk ke surabaya, bagi saya tdklah menjadi masalah karna harga sesuai standard.
Tiba-tiba disuatu acara penghelatan hasil karya anak bangsa yg diresmikan oleh presiden jokowi, beliau menggelontorkan dana sekian trilyun kepada gojek.
Dari situlah awal mula gojek membabi buta menghancurkan semua armada di indonesia dengan tarif yg fantastis bagi penumpang dengan jauh dekat 10rb rupiah dan bagi drivernya diberikan bonus hingga 300%.
Disinilah awal mula hancur dan hilangnya ojek konvesional dan tergantikan ojek online, disinilah keperpihakan terjadi.
Saya, ibu bapak saya, kakek nenek saya adalah asli orang indonesia bukan berdarah campuran apalagi keturunan india.
Selama saya ada, akan selalu mampir ke lapak onjol. Membaca, melihat, mendengar cuitan para driver onjol yg berkeluh kesah. Sambil ditemani kopi hangat dan sebatang rokok kretek.
"Ahh.. Munafik kalian", dulu mereka kalian banggakan bak dewa penyelamat.
😂😜😂