Tarunusa expres

Tarunusa expres rental mobil,truck Dum ,rental eksavator dan expedisi.

15/09/2021

rental mobil,truck Dum ,rental eksavator dan expedisi.

20/07/2021

Pernyataan_Presiden_RI_tentang_Perkembangan_Terkini_PPKM_Darurat,_20_Juli_2021

Om SuwastiyastuBagi Teman-teman Umat Sedharma Yang Mau Medane punia untuk Pembangunan Pura Shaba Sari Bisa Langsung Kiri...
06/05/2021

Om Suwastiyastu

Bagi Teman-teman Umat Sedharma Yang Mau Medane punia untuk Pembangunan Pura Shaba Sari Bisa Langsung Kirimkan punienya Ke
No Rekening
3990304146250
Atas Nama
"PANITIA PEMBANGUNAN PURA SHABA SARI."
BANK LAMPUNG Cabang Way Jepara.
Konfirmasi Bisa Chat WA 0813 6770 2678

Suksme
OM Santi Santi Santi Om 🙏

NANGIS Melihat Perjuangan UMAT HINDU JAWA di Talang Sari Way Jepara Suwastiyastu.Astungkare Puja Puji Kehadapan Ida Sang ...

PENYAKIT AKUT NAK BALI.... Benarkah????Orang Bali sangat susah maju dan berkembang dlm banyak hal justru lebih banyak kr...
30/04/2021

PENYAKIT AKUT NAK BALI.... Benarkah????

Orang Bali sangat susah maju dan berkembang dlm banyak hal justru lebih banyak krn hambatan internal alias keropos dari dalam...
beberapa penyebabnya antara lain yaitu:
1. Terlalu sering ke Papua alias "irian", s**a iri hati melihat sodara atau kerabatnya maju dan berkembang.
2. Banyak SMS alias Senang Melihat Semeton Susah atau sebaliknya Susah Melihat Semeton Senang.
3. Terlalu banyak "ngewalek" alias mencibir menjatuhkan yang cenderung sinis, bukan cibiran yang memotivasi.
4. Persatuan dalam suatu ikatan keluarga besar alias Semeton Penyama Braya itu sesungguhnya semu, istilahnya Persatuan Tai Kambing ditengah perut kambing seolah2 bersatu ketika dikeluarkan alias membawa misi keluar pasti "meberarakan/sambrag" tercerai berai gak jelas.
5. Banyak "liep2 lipi gadang" alias kepura-puraan.
6. Banyak orang yang lebih tua dalam suatu keluarga besar tidak bisa menerima mas**an dari orang yang lebih muda krn takut dilangkahi atau takut hilang pamor, apalagi tatkala yang lebih muda banyak pengalaman positif diluar akan sulit dibawa kedalam sbg dukungan kemajuan.
7. Jika secara nyata susah menghalangi kemajuan maka menghalalkan segala cara termasuk mengunakan "desti/pengliakan" alias ilmu hitam.
8. Jika ada yang gagal bukannya dibantu atau dimotivasi malah disoraki atau ditertawakan.
9. Egoisme personal alias lebih banyak mengumbar derita diri kpd kerabat/semeton tapi jarang mau menolong yang lain alias sangat perhitungan kepada semeton sendiri.
10,bikin upacara jor joran mewah ( demontrastif ) kadang gengsi, dgn biaya tinggi sampai ratusan juta rupiah sangat berani walau beberapa dgn cara berhutang ,tapi jika ada saudara atau tetangga hidupnya ke papaan &tdk makan jarang yg mau bantu .
#

Abdullah (Pengamat Kebencanaan Sulteng) …---Mengingatkan Pemerintah dan warga di wilayah pesisir Teluk Mandar … bahwa 54...
04/02/2021

Abdullah (Pengamat Kebencanaan Sulteng) …
---
Mengingatkan Pemerintah dan warga di wilayah pesisir Teluk Mandar … bahwa 54 tahun yang lalu wilayah pesisir Teluk Mandar pernah diterjang “lembong tallu” ...
---
Sejarah mencatat, dan kemungkinan beberapa orang saksi masih ada yang hidup, bahwa wilayah pesisir Teluk Mandar pernah diterjang “lembong tallu” yang sekarang disebut “tsunami”. Tsunami tersebut menyusul gempabumi tektonik yang berpusat di perairan Teluk Mandar pada 11Apr1967 pukul 13.09.11 Wita (05.09.11 UTC), lihat Gambar-1.

Pusat atau epic. gempa: 119,3 BT dan 3,7 LS. Kedalaman 51 km. Mmagnitudo M = 4,9. Gempa tersebut dipicu oleh aktivtas Sesar Paternoster yang melintang di perairan Teluk Mandar dengan arah BBL – TTG atau “baratbaratlaut – tenggaramenenggara”.

Korban manusia di wilayah terdampak, Tinambung-Campalagiang Kab. Polman Sulbar, adalah 58 orang tewas, 100 orang luka-luka dan 13 orang hilang. Juga terjadi kerusakan kampung-kampung di wilayah terdampak.

Magnitudo gempa relatif kecil, jadi dampak tersebut lebih disebabkan oleh terjangan tsunami. Seandainya pun ada kerusakan akibat gempa maka itu lebih memungkinkan terjadi di wilayah pesisir yang jaraknya lebih dekat dengan pusat gempa, dalam hal ini Paria dan sekitarnya, Kab. Pinrang.
---
Gempa dan tsunami tersebut terjadi pada tengah hari, yakni waktu yang umumnya orang masih dalam keadaan “terjaga”. Tetapi, korban manusia yang timbul cukup besar. Ini menunjukkan bahwa warga di wilayah terdampak, meski dalam keadaan terjaga tetapi “tidak siap” menghadapi terjangan tsunami tersebut. Atau, siap tapi “tidak cukup waktu” untuk menyelamatkan diri karena sumber tsunami dekat dengan pantai, di sekitar permukiman mereka.
===
Perhatikan Gambar-2 dan Gambar-3:
---
Titik 1: jika pusat tsunami di pusat gempa:
Jarak antara titik 1 dengan pantai Tinambung-Campalagiang sekitar 30 km = 30.000 m. Berdasarkan garis grafis di Gambar-2, bisa diperkirakan kedalaman laut rata-ratanya [(1.200 m + 0)/2] m = 600 m. Dari rumus di Gambar-3, didapatkan kecepatan gelombang tsunami dari titik 1 ke pantai Tinambung-Campalagiang = 76,60 m/detik.

Waktu yang dibutuhkan gelombang tsunami dari titik 1 ke pantai = 30.000 (m) / 76,60 (m/detik) = 391,64 detik = 6,53 menit. Dalam waktu ini, orang yang berlari-lari kecil akan menempuh jarak = 391,64 (detik) x 2,22 (m/detik) = 869,45 m.

Waktu 6,53 menit tersebut merupakan selisih waktu antara terjadinya gempa dengan tibanya tsunami di pantai Tinambung-Campalagiang. Waktu 6,53 menit tersebut “cukup” untuk menjauh dari pantai sejauh 869,45 m, yang merupakan jarak aman dari jangkauan tsunami.
---
Titik 2: jika pusat tsunami di lereng terjal dekat pantai:
Jarak antara titik 2 dengan pantai Tinambung-Campalagiang sekitar 3 km atau 3.000 m. Berdasarkan garis grafis di Gambar-2, bisa diperkirakan kedalaman rata-ratanya [(400 + 0)/2] m = 200 m. Dari rumus di Gambar-3, didapatkan kecepatan gelombang tsunami dari titik 2 ke pantai Tinambung-Campalagiang = 44,23 m/detik.

Waktu yang dibutuhkan gelombang tsunami dari titik 2 ke pantai = 3.000 (m) / 44,23 (m/detik) = 67,83 detik = 1,13 menit. Dalam waktu ini, orang yang berlari-lari kecil akan menempuh jarak = 67,83 (detik) x 2,22 (m/detik) = 150,58 m.

Waktu 1,13 menit tersebut merupakan selisih waktu antara terjadinya gempa dengan tibanya tsunami di pantai Tinambung-Campalagiang. Waktu 1,13 menit tersebut “sangat tidak cukup” untuk bisa menjauh dari pantai, ke batas lokasi yang aman dari jangkauan tsunami. Karena, kalaupun warga dalam keadaan terjaga dan langsung berlari menjauh dari pantai keika terjadi gempa, dalam waktu 1,13 menit mereka hanya bisa menjauh sekitar 150,58 m. Jarak 150,58 m ini, merupakan jarak yang “tidak aman” dari jangkauan tsunami, terutama untuk wilayah pesisir yang datar-landai.
---
Dari uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa sumber atau pusat tsunami Tinambung-Campalagiang tersebut berada di titik 2, yakni di lereng terjal dasar laut dekat pantai. Pusat tsunami bukan di titik 1 atau di pusat gempa.

Jadi, pusat tsunami tersebut sangat dekat dengan pantai. Hal inilah yang menyebabkan jatuhnya korban tewas 58 orang, luka-luka 100 orang dan hilang 13 orang ketika tsunami menerjang wilayah pesisir Tinambung-Campalagiang pada 11 Apr 1967 pukul 13.09.11 Wita, di waktu tengah hari.
===
Apakah masih ada ancaman tsunami di Teluk Mandar? Jawabnya: "masih dan tetap ada" ...
---
Lebih dari 10 pusat tsunami di Teluk Palu dan Pantai Barat Kab. Donggala pada 28Sep2018, sebagian adalah longsor tebing terjal di dasar laut. Sebagiannya lagi adalah longsor di ujung muara sungai.

Perhatikan Gambar-1 dan Gambar-2. Lokasi-lokasi rawan longsor di dasar laut pembangkit tsunami di wilayah pesisir Teluk Mandar, jika terjadi gempa besar, selain di lereng-lereng terjal di dasar laut, seperti yang terjadi pada 11Apr1967, juga di “ujung” muara Sungai Mandar di Tinambung, muara Sungai Mapilli (kecil dan besar) di Buku, muara Sungai Buttu Dakka di Mampie, muara Sungai Anreapi di Manding, muara Sungai Binuang di Bajoe, muara Sungai Paku di Paku dan Pajalele, muara Sungai Tuppu+Rajang di Maroneng, muara Sungai Saddang di Paria dan Babanna Binanga (Sumpang Saddang).

Sungai-sungai yang profil memanjangnya landai, bisa menjadi jalan tol tsunami. Gelombang tsunami bisa menjalar jauh ke arah darat, dengan tanpa hambatan, melalui alur sungai tersebut.

Tebing-tebing terjal, di Pulau Battoa, Pulau Tangnga dan Pulau Karamasang, yang berbatasan langsung dengan laut, jika terjadi gempa besar, juga bisa longsor dan kemudian membangkitkan tsunami. Ketiga pulau in terletak di sebelah baratdaya Kota Polewali Kab. Polman.
===
Titik 3: jika pusat tsunami di lereng terjal di lepas pantai Polewali:

Jarak antara titik 3 dengan pantai Polewali sekitar 10 km atau 10.000 m. Berdasarkan garis grafis di Gambar-2, bisa diperkirakan kedalaman rata-ratanya = [(300 + 0)/2] m = 150 m. Dari rumus di Gambar-3, didapatkan kecepatan gelombang tsunami dari titik 3 ke pantai Polewali: 38,3 m/detik.

Waktu yang dibutuhkan gelombang tsunami dari titik 2 ke pantai Polewali = 10.000 (m) / 38,3 (m/detik) = 261,1 detik = 4,352 menit. Dalam waktu ini, orang yang berlari-lari kecil akan menempuh jarak = 4,352 detik x 2,22 (m/detik) = 966,1 m.

Waktu 4,296 menit tersebut merupakan selisih waktu antara terjadinya gempa dengan tibanya tsunami di pantai Polewali. Waktu 4,352 menit tersebut terbilang “cukup” untuk menjauh dari pantai ke lokasi yang aman dari jangkauan tsunami, sejauh 966,1 m.
---
Batas dan lokasi aman tsunami di POLEWALI:

Batas aman tsunami di Polewali adalah sepanjang jalur Jl. Andi Depu – Jl. Ahmad Yani, kecuali di sekitar jembatan Sarampu karena posisinya relatif dekat dengan pantai. Bila terjadi gempa yang dirasa besar, warga yang bermukim di kedua sisi jalur jalan tersebut dan yang bermukim di sebelah utaranya, tidak perlu mengungsi. Mereka cukup ke halaman rumah masing-masing, tapi relatif jauh dari dinding rumah/gedung, pohon besar, tiang listrik dan tidak berada di bawah kabel jaringan listrik.

Adapun warga yang bermukim antara pantai dengan sekitar jalur Jl. Andi Depu – Jl. Ahmad Yani, harus segera menjauh dari pantai melalui jalan atau lorong-lorong yang tegak lurus dengan garis pantai, menuju ke lokasi titik kumpul. Beberapa lokasi titik kumpul yang aman dari jangkauan tsunami adalah halaman Mesjid Syuhada, Lapangan Pancasila, halaman SMAN1, halaman kantor DPRD Polman, halaman Mesjid Baiturrahim Lantora, halaman SMPN1, halaman Mesjid Jami’ Tanro, halaman SDN1, halaman terminal lama, dan lain-lain.

Bagi warga Pulau Battoa, Pulau Tangnga dan Pulau Karamasang, begitu terjadi gempa yang dirasa besar, segera berlari ke lereng bukit. Lokasi yang aman tsunami, di masing-masing pulau tersebut, adalah semua lereng bukit yang tingginya minimal 10 m dpl (di atas permukaan laut).
===
Titik 4: jika pusat tsunami di lereng terjal di lepas pantai Pajalele:
Sama dengan titik 3. Waktu 4,296 menit tersebut merupakan selisih waktu antara terjadinya gempa dengan tibanya tsunami di pantai Pajalele. Waktu 4,352 menit tersebut terbilang “cukup” untuk menjauh dari pantai ke lokasi yang aman dari jangkauan tsunami, sejauh 966,1 m.
---
Batas dan lokasi aman tsunami di PAJALELE:

Profil memanjang Sungai Paku atau Sungai Binanga Karaeng adalah sangat landai Gelombang tsunami bisa menjalar jauh ke arah daratan melalui sungai ini. Karenanya, warga Kampung Dusung yang jarak rumahnya kurang dari 200 m dari alur Sungai Paku, harus segera menjauh dari sungai tersebut menuju ke lokasi titik kumpul jika terjadi gempa yang dirasa besar,

Batas aman tsunami di Pajalale adalah Mesjid Hidayatullah dan lokasi lain yang sama jaraknya antara pantai dengan mesjid. Jika terjadi gempa yang dirasa besar, warga yang bermukim antara pantai dengan mesjid tersebut harus bergegas menjauh dari pantai melalui jalan atau jalan setapak yang tegak lurus dengan garis pantai, menuju ke lokasi titik kumpul. Beberapa lokasi titik kumpul yang aman dari tsunami, baik dari arah pantai maupun sungai adalah Pasar Pajalele, lapangan bola, halaman Souraja, dan lain-lain.

Adapun warga yang bermukim di bagian sebelah timur batas aman tersebut, kecuali yang jarak rumahnya < 200 m dari alur Sungai Paku, cukup ke halaman rumahnya masing-masing yang relatif jauh dari dinding rumah, pohon besar dan tiang listrik. Dan, tidak berada di bawah kabel jaringan listrik.
===
Bagi warga Polewali serta Pajalele dan sekitarnya, begitu terjadi gempa yang “dirasa” besar, harus segera menjauh dari pantai agar dalam waktu 4,352 menit sudah berada pada jarak 966,1 m dari pantai, yang terbilang jarak aman dari jangkauan tsunami.

Jangan menunggu berita dari TV atau media lainnya baru bergerak menjauh dari pantai. Sistem di BMKG, jika terjadi gempa, nanti di menit ke-5 baru diberitakan apakah gempa tersebut berpotensi terjadi tsunami atau tidak. Karena, jika terjadi tsunami, gelombang tsunami sudah sampai di pantai Polewali atau pantai Pajalele 4,352 menit setelah gempa sementara pengumumannya nanti pada menit ke-5 setelah gempa.
===
Sumber data: Katalog gempa merusak (BMKG, 2018) dan Tabel tinggi dan jangkauan tsunami Palu dan Donggala pada 28Sep2018 (BMKG, 2018) ...

Selalu diberikan kesehatan dari,Sorot Mata Itu _____Dibalik jendela mobil itu ada sorot mata yg begitu lelah terlihat je...
20/01/2021

Selalu diberikan kesehatan dari,
Sorot Mata Itu _____

Dibalik jendela mobil itu ada sorot mata yg begitu lelah terlihat jelas
Sorot mata yang berpikir keras untuk memastikan rakyatnya baik² saja
Banyak cita² terpancar dari sorot matanya
Cita² yg begitu besar untuk rakyat dan negaranya
Walaupun banyak rintangan dan hambatan beliau tetap jalan menembusnya

Ya Allah Tuhan kami
lindungi beliau. pastikan beliau baik² saja selama menjaga amanah dari rakyatnya
Ya Allah Tuhan kami
berikan beliau sehat berikan segenap kekuasaan - Mu untuk mengasihi beliau yg sdh bekerja siang dan malam demi kami

Hanya doa dan doa yg dapat kami panjatkan untuk beliau pemimpin kami
Hanya semangat yang dapat kami teriakan agar wujudkan cita²nya.

Semoga Tuhan mengabulkan apa yg kami minta
Hingga tenang diri kami untuk melihatnya sampai akhir jabatannya nanti aamiin.ya Allah aamiin

SEMANGAAAAAT PAK DHE JOKOWI ‼

GOLDEN MEMORIESIndahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-90an(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)Sekedar anda tahu.Kita yg ...
19/01/2021

GOLDEN MEMORIES

Indahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-90an
(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)

Sekedar anda tahu.
Kita yg lahir di tahun 1970-80-90an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung.

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dgn kondisi usia prima.
✌✊👊👍

Sebagian kita pernah menikmati lampu petromax dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik.

Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.
📃📄📝💻💻

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dgn tape recorder (kadang pitanya mbulet) kita.
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.
😄🔊📻📼📱

Kitalah generasi dgn masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini, karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, gobak sodor, main kelereng, karetan, sumpit2an, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dgn kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .
🏃🎈🏊💃📱💻

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok/geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dgn hati.
Kalau dulu kita harus bertemu untuk tertawa terbahak-bahak bersama.
Kini kitapun tetap bisa ber "'wkwkwkwk"
😄😃😀😝😛😜😂''
Di grup Facebook/whatsApp .

🎇🌠🌌🌈
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda onthel / motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala
😀😃😅🚴 🚵

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.
👧🚶👬🏃💃
Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv (ada yg cuman hitam putih layarnya) dgn senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini rame rame satu kampung dengan powersuplai aki yg jika strumnya akan habis layarnya tv ciut tinggal separo 😔😞😞😞
Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan mendelete-nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.

Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul2 generasi yg menerima apa adanya.

📷📸📸📸📸📷🔝
Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya Pak Pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati. 😍📬😍📩😘

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yg LIMITED EDITION.

Kita adalah generasi yg patuh & takut kepada OrTu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita generasi yg mau mendengar & komunikatif thdp anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat yg telah kita terima
Anda di generasi itu?

TUHANLAH YANG TELAH MENINGGIKAN DERAJAT JOKOWI, BUKAN PERAMAL !!!Kemaren-kemaren saya nantangin DOA;DOA NENO, DOA GUS NU...
16/01/2021

TUHANLAH YANG TELAH MENINGGIKAN DERAJAT JOKOWI, BUKAN PERAMAL !!!
Kemaren-kemaren saya nantangin DOA;
DOA NENO, DOA GUS NUR, & DOA YAHYA WALONI
Sekarang saya nantangin Ramalan!!!
DOA vs RAMALAN
Saya percaya kepada TUHAN SANG PENCIPTA LANGIT DAN BUMI.
Saya percaya ada orang-orang tertentu yang memang diberikan bakat khusus oleh YANG MAHA KUASA untuk bisa melihat dan meramalkan masa depan, seperti para NABI contohnya.
Tapi saya menolak untuk percaya kepada para "Peramal POLITIK" !!!

3 ORANG TUTUP USIASEMARANG – Peristiwa terjadi di Jalan Raya Semarang - Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/1/2021).Seb...
16/01/2021

3 ORANG TUTUP USIA

SEMARANG – Peristiwa terjadi di Jalan Raya Semarang - Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/1/2021).

Sebuah dump truk pengangkut sampah milik Pemkab Semarang berplat nomor merah H 8811 XC bertabrakan dengan truk tronton box.

Akibatnya, tiga orang kru dump truk pengangkut sampah meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedang sopir dump truk dan satu kru lainnya selamat.

Mereka hanya mengalami luka ringan. Tak hanya itu, kecelakaan juga mengakibatkan arus lalu lintas macet dalam beberapa waktu.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda Wardoyo menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tepatnya di depan PT Apac Inti Corpora Bawen terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.

Dalam kecelakaan ini, tiga orang kru dump truk pengangkut sampah meninggal dunia. "Kecelakaan ini, masih dalam penanganan," ujarnya.

Sedangkan sopir truk boks dan kernetnya menderita luka-luka. "Kronologi dan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan," terang Wardoyo.

Dari pantauan MNC Media, kedua truk yang terlibat kecelakaan ringsek. Dump truk terguling di tengah jalan dan muatan sampah berserakan di jalan. Sedangkan truk bok menabrak bangunan yang ada berada di pinggir jalan.
https://youtu.be/oyGm7YE6l_c

3 ORANG TUTUP USIASEMARANG – Peristiwa terjadi di Jalan Raya Semarang - Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/1/2021).Seb...
16/01/2021

3 ORANG TUTUP USIA

SEMARANG – Peristiwa terjadi di Jalan Raya Semarang - Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/1/2021).

Sebuah dump truk pengangkut sampah milik Pemkab Semarang berplat nomor merah H 8811 XC bertabrakan dengan truk tronton box.

Akibatnya, tiga orang kru dump truk pengangkut sampah meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedang sopir dump truk dan satu kru lainnya selamat.

Mereka hanya mengalami luka ringan. Tak hanya itu, kecelakaan juga mengakibatkan arus lalu lintas macet dalam beberapa waktu.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda Wardoyo menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tepatnya di depan PT Apac Inti Corpora Bawen terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.

Dalam kecelakaan ini, tiga orang kru dump truk pengangkut sampah meninggal dunia. "Kecelakaan ini, masih dalam penanganan," ujarnya.

Sedangkan sopir truk boks dan kernetnya menderita luka-luka. "Kronologi dan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan," terang Wardoyo.

Dari pantauan MNC Media, kedua truk yang terlibat kecelakaan ringsek. Dump truk terguling di tengah jalan dan muatan sampah berserakan di jalan. Sedangkan truk bok menabrak bangunan yang ada berada di pinggir jalan.

3 ORANG TUTUP USIASEMARANG – Peristiwa terjadi di Jalan Raya Semarang - Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/1/2021).Sebuah dump truk pengangkut sampah milik...

Selalu berdoa untuk saudara-saudara kitaYang berada di Mamuju.
15/01/2021

Selalu berdoa untuk saudara-saudara kita
Yang berada di Mamuju.

Address

Jln. Pura Ped, Nusa Penida, Klungkung
Klungkung

Telephone

+6281239077055

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tarunusa expres posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share